Beruntung jika istri mu seorang santri, Meski tidak gaul dan
modis.
Dia mau hidup sederhana, pandai merapikan rumah karena dia terbiasa dengan
kehidupannya yang selalu rapih, disiplin, dan tertib peraturan.
lebih sabar dalam mengatur keuangan, karena dulu dia mengatur hidup dengan
bekal seadanya, tidak glamour karena dia di didik dengan santun dan tidak
berlebihan.
Meskipun di dalam pondok itu terdapat anak orang kaya raya, anak seorang
juragan, anak seorang tuan tanah, anak seorang pejabat, anak seorang pns,
bahkan anak dari keluarga biasa-biasa saja semua diperlakukan sama. Tidak di
beda-beda kan atau di istimewa kan, emua nya sama.
Mereka tau cara saling menghargai, cara saling mengasihi,
cara perduli dengan sesama, ada teman sakit saling rawat, ada teman susah
dibantu, ada teman sedih di hibur, seperti saudara tapi bukan saudara, seperti
kerabat tapi bukan kerabat.
Beruntung jika istri mu seorang santri, dia tau menjaga
hati, karena tak mudah bagi nya untuk saling mencintai, tak mudah bagi nya
untuk saling bertemu, padahal mereka satu lingkungan, satu pondok, tapi karena
cinta nya terhalang oleh peraturan tata krama dan melindungi harga diri nya.
Dia rela memendam rasa.
Jilbab nya adalah lambang keistiqomahan dirinya mengemban
amanah dan ilmu untuk bekal masa depan nya nanti, dia tau batasan mana saja
yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan oleh dirinya.
iyah, dia seorang santri. Yang tidak pernah mengeluh meski
dia jauh dari orangtua nya, dia hidup sendiri dengan bekal seadanya, dia makan
dengan takaran rizki nya, dia tidak pernah cape dengan kesederhanaan di dalam
hari-hari nya.
Diajarkan bersyukur dan selalu bersyukur.
Diajarkan untuk tidak kufur nikmat meski dalam keadaan susah sekalipun.
Diajarkan untuk selalu berfikiran positif meski dalam keadaan sulit.
Karena mereka percaya ALLAH S.W.T selalu ada untuk mereka
dalam keberkahan.
AMIIN YAA RABBAL ALAMIIN
Reported By: Ruslan Ali
